Detik-detik Perusakan Belasan Gerobak PKL di Jaktim yang Ditangani TNI

Berita Online

Detik-detik Perusakan Belasan Gerobak PKL di Jaktim yang Ditangani TNI

7895522.comBelasan gerobak PKL di Jalan Raya Kelapa Dua, Cibubur, Jakarta Timur, dirusak oleh ratusan orang tak dikenal. Koordinator PKL, Walidi, mengungkapkan perusakan gerobak terjadi sesaat sebelum insiden perusakan Polsek Ciracas.

“Kronologi awal itu dini hari kira-kira (Sabtu, 29 Agustus) jam 00.00 WIB lebih, ada sekelompok massa bergerombol. Lantas ya mereka langsung pada jalan sambil sweeping sambil berjalan ke arah barat kayak sweeping,” kata Walidi di Jalan Kelapa Dua Wetan, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (31/8/2020).

Ratusan orang yang memakai baju biasa ini, kata Walidi, datang bergerombol menggunakan sepeda motor. Mereka terlihat membawa benda keras, seperti kayu dan stik golf.

“Mereka bervariasi, ada yang bawa pentungan, ada yang bawa stik golf, kayu, gitu dan mereka berjalan ke arah barat sepertinya menuju ke Polsek Ciracas,” kata Walidi.

Dengan senjata tersebut, mereka merusak 15 gerobak yang berada di sisi ruas jalan sambil menaiki sepeda motor. Saat itulah, kata Walidi, pecahan kaca terdengar sangat keras dan berjatuhan.

“Karena sambil jalan, sambil konvoi, sambil sweeping mereka ya sambil bawa motor semua, dar-der-dor ‘creng’ kaca pecah, ada 15 gerobak yang rusak,” ujar Walidi.

Baca Juga : ‘Bebas’ Corona, Ini Aktivitas di Wuhan yang Kembali Normal

Walidi menyebut ratusan orang merusak gerobak pedagang yang sudah tutup. Jadi, pada saat insiden perusakan itu, tidak ada korban jiwa dan korban luka-luka di lokasi.

Walidi, yang saat itu berada di lokasi, mengaku takut dan panik. Amukan massa saat itu tidak bisa dicegah oleh warga karena jumlahnya yang terlalu banyak.

“Takut dalam keadaan suasana begitu, panik, kaget sekali,” ucapnya.

Dia berharap para pedagang mendapat uang ganti rugi akibat insiden perusakan ini. Siapa pun, kata Walidi, harus bertanggung jawab kepada 15 pedagang itu di tengah kondisi pandemi virus Corona (COVID-19) yang mengancam ekonomi mereka.

“Iya otomatis ya (minta ganti rugi), apalagi lagi suasana COVID gini kita juga merasakan sekali betapa sulitnya kita mencari duit. Artinya kita berharap kepada instansi terkait biar bagaimana, kita minta ganti kerugian untuk menolong bagi kawan-kawan yang kena imbas,” imbuhnya.

Kasus perusakan ini ditangani TNI. Anggota TNI turut menanyakan total kerugian kepada sejumlah PKL akibat insiden perusakan itu.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengatakan TNI sedang menyelidiki kasus perusakan Polsek Ciracas dan Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur. Ia juga meminta masyarakat memberikan informasi sekecil apa pun terkait aksi perusakan ini.

“Saya juga memohon bantuan kepada seluruh warga masyarakat untuk memberikan informasi (terkait aksi perusakan Polsek Ciracas). Selain kami melakukan pemeriksaan secara fisik, secara elektronik, segala macam yang kami bisa lakukan, kami juga ingin bantuan informasi dari masyarakat,” ujar Andika saat jumpa pers di Mabes TNI AD, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (30/8).

Ia meminta masyarakat menghubungi ketua tim penyidik Kolonel CPM Yogaswara. Nomor ponsel Yogaswara adalah 082314197676. Selain itu, masyarakat bisa memberikan informasi melalui nomor ponsel Danpuspomad 0818998585.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Online
Diberi Peringatan Keras oleh WHO Soal COVID-19, Ada Apa dengan Eropa?

Diberi Peringatan Keras oleh WHO Soal COVID-19, Ada Apa dengan Eropa? 7895522.com, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan peringatan keras terkait peningkatan kasus virus Corona COVID-19 di Eropa. Dikutip dari BBC, Direktur WHO di Eropa, Hans Kluge mengatakan dalam dua minggu terakhir terjadi peningkatan kasus baru Corona sebanyak dua kali lipat di lebih dari setengah negara …

Berita Online
Pengusaha Buka-bukaan Jatuh Bangun Bisnis Hotel hingga Kamar Isolasi

Pengusaha Buka-bukaan Jatuh Bangun Bisnis Hotel hingga Kamar Isolasi 7895522.com, Pandemi virus Corona (COVID-19) menghambat pergerakan manusia, baik dalam aktivitas perekonomian, aktivitas pengisi waktu luang seperti mengunjungi keluarga, berlibur, dan sebagainya. Padahal, pergerakan itu adalah sumber pendapatan bagi pengusaha hotel dan restoran. Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan, para pengusaha …

Berita Online
PT KCI: Hindari Pemakaian Masker Buff dan Scuba di KRL

PT KCI: Hindari Pemakaian Masker Buff dan Scuba di KRL 7895522.com, PT KCI sedang menyosialisasikan kepada pengguna KRL untuk menghindari pemakaian masker buff dan masker scuba. Apa alasannya? “Kita di medsos baru sosialisasi efektivitas masker saja dan di stasiun kita lakukan sosialisasi itu saja,” kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, saat dikonfirmasi, Selasa …